Menjembatani Kesenjangan Gender: Seruan untuk Kesetaraan Perempuan dalam Pelayanan Kesehatan
Kesehatan perempuan seringkali hanya diartikan sebagai kesehatan seksual dan reproduksi (KSR), yang secara signifikan m mengecilkan spektrum masalah kesehatan perempuan yang lebih luas. Untuk meningkatkan hasil kesehatan perempuan, komunitas medis membutuhkan pemahaman dan akses yang lebih mendalam ke intervensi yang menghasilkan hasil paling optimal.

Meskipun ada kemajuan dalam memperjuangkan kesetaraan gender, perjalanan untuk mempersempit kesenjangan gender global masih berat. Laporan Kesenjangan Gender Global 2023 World Economic Forum menyoroti dengan tajam keadaan kesetaraan gender saat ini di seluruh dunia. Ini menyoroti kemunduran yang signifikan, terutama diperburuk oleh pandemi COVID-19, yang secara tidak proporsional mempengaruhi perempuan dan gadis dalam pendidikan dan pekerjaan. Data menunjukkan bahwa kesenjangan gender global di 146 negara hanya ditutup 68,4%, dengan proyeksi yang mengkhawatirkan yaitu 131 tahun hingga kesetaraan penuh tercapai.

Dalam bidang kedokteran, ketidaksetaraan terlihat jelas, baik di dalam organisasi  kesehatan maupun dalam penyediaan layanan kesehatan.

Kurangnya Representasi Kebutuhan Kesehatan Perempuan

Kesehatan perempuan seringkali hanya diartikan sebagai kesehatan seksual dan reproduksi (KSR), yang secara signifikan meremehkan spektrum masalah kesehatan perempuan yang lebih luas. Untuk meningkatka kesehatan perempuan, komunitas medis membutuhkan pemahaman dan akses yang lebih mendalam ke intervensi yang menghasilkan hasil paling optimal.

Menurut laporan terbaru oleh McKinsey & Company:

  • Perempuan hidup lebih lama daripada laki-laki tetapi menghabiskan lebih banyak waktu dalam kondisi tidak sehat, yang mempengaruhi produktivitas dan kontribusi wanita terhadap ekonomi.
  • Perempuan lebih terpengaruh oleh masalah kesehatan mental, termasuk depresi dan kecemasan. Laporan tersebut menyoroti besarnya kebutuhan akan layanan dan penelitian kesehatan mental yang sensitif gender untuk mengatasi disparitas ini.
  • Penelitian kesehatan perempuan kekurangan dana, terutama di luar bidang kesehatan reproduksi, yang menggarisbawahi kebutuhan akan peningkatan investasi dalam penelitian kesehatan perempuan yang komprehensif.
  • Ada kesenjangan kritis dalam bagaimana perempuan diikutsertakan dalam uji klinis,  yang sedari dulu mempreferensikan peserta laki-laki. Hal ini menyebabkan kurangnya data tentang bagaimana penyakit dan pengobatan mempengaruhi perempuan secara berbeda, masalah yang memerlukan perhatian segera untuk memastikan solusi perawatan kesehatan yang adil secara gender.

Studi terbaru menggarisbawahi pesan yang jelas dan mendesak: ada kebutuhan mendesak untuk penelitian kesehatan dan intervensi yang terfokus untuk mempersempit disparitas kesehatan gender, yang pada akhirnya mengarah pada peningkatan hasil kesehatan untuk perempuan.

“Kesenjangan kesehatan perempuan setara dengan 75 juta years of life lost akibat kesehatan yang buruk atau kematian dini per tahun,” kata McKinsey. Itu setara dengan tujuh hari per perempuan per tahun. “Menangani kesenjangan tersebut dapat menghasilkan dampak yang setara dengan 137 juta perempuan yang mengakses posisi penuh waktu pada tahun 2040.”

Saat ini, terdapat perbedaan yang signifikan dalam inisiatif kesehatan perempuan terkait kesehatan reproduksi, kesehatan mental, dan penyakit tidak menular. Perempuan menghadapi masalah kesehatan yang berbeda pada berbagai tahap kehidupan mereka, namun tantangan ini seringkali kurang mendapat perhatian dan investasi dalam penelitian dan pembuatan kebijakan perawatan kesehatan.

Menutup kesenjangan kesehatan gender membutuhkan upaya bersama dari semua sektor masyarakat. Pemerintah harus membuat dan menegakkan kebijakan yang mendorong kesetaraan gender dalam perawatan kesehatan. Penyedia layanan kesehatan harus mengadopsi pendekatan yang lebih holistik terhadap kesehatan perempuan, tidak hanya masalah reproduksi. Sektor swasta dapat memainkan peran penting dengan berinvestasi dalam inovasi perawatan kesehatan yang secara khusus menangani kebutuhan kesehatan perempuan. erakhir, masyarakat harus mengadvokasi perubahan, memastikan bahwa kesehatan perempuan dilihat sebagai prioritas.

Menurut Laporan Kesenjangan Gender Global 2023, “Beberapa tahun terakhir telah terjadi kemunduran besar dan keadaan paritas gender masih sangat bervariasi menurut perusahaan, industri, dan ekonomi. Namun, semakin banyak  pihak yang menyadari pentingnya dan urgensinya untuk mengambil tindakan, dan bukti tentang inisiatif paritas gender yang efektif semakin menguat.”

Perempuan Membutuhkan Suara di Meja Keputusan

Perempuan, yang merupakan 70% dari tenaga kerja perawatan kesehatan global, terus menghadapi hambatan yang signifikan. Meskipun memiliki kualifikasi yang sama, dokter perempuan secara konsisten dibayar lebih rendah, kurang terwakili dalam posisi kepemimpinan di dalam organisasi medis, akademisi, dan hanya memegang 25% peran kepemimpinan senior di sektor perawatan kesehatan. Selain itu, perempuan hanya mengisi 21% dari profesor penuh di bidang medis dan kurang dari 20% dari ketua departemen dan dekan sekolah kedokteran.

Di Medix, kami menyadari peran penting yang dimainkan perempuan dalam mengatasi masalah mendasar ini. Kami berkomitmen untuk menciptakan dan mempromosikan kesempatan yang membawa perempuan ke garis depan dalam menangani dan mengatasi tantangan ini.

Dedikasi kami tercermin dalam kata-kata dari salah satu ahli medis kami, asisten profesor di Harvard Medical School dan direktur klinis Layanan Leukemia di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Profesor Gabriela S. Hobbs, MD, yang menekankan pentingnya untuk membina lingkungan kerja yang tidak hanya merekrut tetapi juga mempertahankan perempuan dalam dunia kerja.

“Wajah dunia kedokteran sedang berubah dan seiring semakin banyak perempuan yang naik ke posisi kepemimpinan, peran kita sebagai mentor dan pemimpin perempuan harus membantu membentuk lingkungan kerja yang tidak hanya membantu merekrut tetapi juga mempertahankan perempuan dalam tenaga kerja. Sebagai pemimpin dan mentor perempuan dari banyak fakultas muda, saya pikir sama pentingnya untuk mendiskusikan tujuan karier seperti halnya mendiskusikan bagaimana menyesuaikan tujuan tersebut dengan prioritas di luar pekerjaan untuk memastikan bahwa dokter dapat didukung untuk sukses.”

Pendekatan Baru untuk Kesehatan Wanita

Medix berada di garis depan dalam meningkatkan hasil kesehatan wanita, memimpin dengan pendekatan komprehensif dan inovatif yang disesuaikan dengan kebutuhan kesehatan unik wanita sepanjang hidup mereka. enyadari kesenjangan signifikan dalam penyediaan layanan kesehatan yang ada, Medix telah mengembangkan strategi multi-faceted untuk kesehatan wanita yang didukung oleh penelitian ilmiah dan dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan wanita di setiap tahap kehidupan. Strategi ini mencakup tindakan pencegahan, diagnosis dan pengobatan yang cepat, konsultasi pribadi, cakupan holistik untuk masalah kesehatan, dan hasil yang terukur, memastikan strategi yang didukung data dan didorong oleh hasil.

Penyakit jantung, penyebab utama kematian di kalangan wanita, menggarisbawahi disparitas perawatan kesehatan yang ingin ditangani oleh Medix. Wanita memiliki resiko hingga tiga kali lebih mungkin meninggal setelah serangan jantung serius dibandingkan pria, seringkali karena perawatan dan pengobatan yang tidak setara. Lebih lanjut, kesejahteraan emosional wanita telah mencapai titik terendah yang mengkhawatirkan, dengan hampir empat dari sepuluh wanita mengalami kecemasan dan stres yang ekstrem setiap hari. Kondisi kronis tertentu seperti Endometriosis, yang menyerang 10% wanita, menggarisbawahi kebutuhan kritis akan solusi perinatal kesehatan khusus. Tanggapan terintegrasi Medix terhadap kesehatan wanita menganut ilmu kedoktearn mutakhir, menyediakan alat khusus untuk perawatan jantung, skrining untuk kanker payudara dan ovarium, manajemen risiko untuk kanker rahim, dan banyak lagi. Dengan menawarkan rencana perawatan yang dipersonalisasi dan khusus perempuan, akses ke jaringan kesehatan lokal dan global yang terkemuka, alat pendukung untuk perencanaan keluarga dan bimbingan keseimbangan kehidupan kerja, mulai dari manajemen stres hingga pelatihan pasca melahirkan, Medix tidak hanya bereaksi terhadap krisis kesehatan wanita saat ini tetapi secara aktif membentuk masa depan di mana kesehatan fisik dan mental wanita menjadi prioritas, dipahami secara menyeluruh, dan dikelola secara efektif di semua tingkatan. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana Medix membuka jalan bagi kesehatan wanita, kirimkan email kepada kami di  info@medix-global.com

Share:

Facebook
Twitter
LinkedIn
Skip to content